"Kemarin dipanggil tapi memang sekarang sudah kita penuhi sehubungan dengan meninggalnya ibu Lina Jubaedah. Ada Ibu Eti, Bu Lia, Bu Kosim dan Bu Yayah yang dimintai keterangan," kata perwakilan warga RW 08 yang juga pengurus DKM Masjid Al Muhajirin, Winarno Jati di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Winarno merinci berdasarkan keterangan ibu-ibu yang memandikan jenazah Lina ada tiga tahap yang dilakukan.
"Memang di sana ditemukan kuku almarhum membiru. Selebihnya sampai kemudian dimandikan dan dikafani ini berjalan dengan lancar. Tidak ada sesuatu yang ditemukan, artinya tidak ada hal-hal yang selama ini di media ramai (lebam)," ucapnya.
Namun belakangan tersiar kabar jika ada luka lebam di tubuh Lina.
"Dari tim yang memandikan jenazah tidak ada ditemukan hal yang janggal dan semuanya mengatakan badan almarhum baik," tegas Winarno.
Dalam keterangan empat ibu-ibu kepada penyidik, Winarno menyebut ada sekitar 18 pertanyaan.
[Gambas:Video CNN]
Winarno menambahkan selain warga yang memandikan, proses pemandian jenazah juga disaksikan keluarga Lina.
Lina Jubaedah meninggal dunia pada Sabtu (4/1). Rumah duka di Jalan Neptunus Tengah, Margahayu, Kota Bandung. Sebelum dibawa ke pemakaman keluarga di Sekelimus, Rizky ikut mensalatkan Lina di Masjid Al Muhajirin. (hyg/wis)