"Pemilik akunnya masih dalam penyelidikan, nanti akan kita lakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (14/1).
Hingga kini, polisi masih belum menemukan siapa pemilik akun @digeeembok. Padahal, sebelumnya polisi juga telah memburu pemilik akun tersebut saat menyelidiki laporan dari Vice President (VP) Cabin Crew PT Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, kata Yusri, jika keterangan dari saksi dan barang bukti telah lengkap, penyidik bakal segera melakukan gelar perkara. Tujuannya, untuk menentukan apakah ada unsur pidana atau tidak dalam laporan tersebut.
"Nanti kalau semuanya sudah lengkap, baru kita gelar perkara untuk bisa menentukan, apakah laporan ini bisa naik ke tingkat penyidikan atau tidak," tutur Yusri.
Akun twitter @digeeembok diketahui aktif mengungkap informasi-informasi terkait dugaan skandal di Garuda Indonesia. Arus informasi itu digelontorkan berbarengan dengan pengungkapan kasus penyelundupan motor dan sepeda mewah yang dilakukan mantan Dirut Garuda Ari Aksara.
Siwi lantas melaporkan akun @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 dengan dugaan pencemaran nama baik. (dis/ain)