Gibran tak mau buru-buru senang, sembari menantikan pernyataan Hasto dalam sikap resmi PDI Perjuangan.
"Ya sudah, kita tunggu saja statemen resminya," kata Gibran, Selasa (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum dipanggil. Waktu fit and proper test sudah diberitahu kalau akan dipanggil sekiranya dapat rekomendasi," katanya.
"Ya yang baik-baik diteruskan saja," kata Gibran.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di bawah kepemimpinan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo telah menyusun master plan penataan kawasan Sriwedari. Menurut Gibran, rencana penataan yang disusun Pemkot Solo sudah cukup baik.
"Master plan-nya kan ada. Ya sesuai master plan saja," katanya.
Seperti diketahui, selain Gibran, santer kandidat kuat dari PDIP untuk Pilkada Solo adalah Achmad Purnomo-Teguh Prakosa. Purnomo kini menjabat Wakil Wali Kota Solo.
Meski beberapa hari lalu santer diberitakan PDIP bakal mengusung calon muda untuk Pilkada Solo, Purnomo tetap optimistis rekomendasi itu akan jatuh ke tangannya.
"Ya harus optimis. Mosok mau pesimis," kata pria 71 tahun itu.
Sebelumnya, Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP membuka ruang bagi anak-anak muda untuk maju di Pilkada 2020, termasuk putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.
"Tentu saja Mas Gibran juga punya kepedulian yang begitu besar dan tentu saja partai membuka ruang itu. Apalagi banyak pemimpin muda dari PDIP yang berhasil," kata dia usai gelaran Rakernas PDIP 2020, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/1). (syd/ain)