Nelayan Diterkam Buaya Saat Menyelam di Perairan Aceh Singkil

CNN Indonesia | Rabu, 15/01/2020 06:23 WIB
Nelayan Diterkam Buaya Saat Menyelam di Perairan Aceh Singkil Ilustrasi buaya. (Istockphoto/ Skyimages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang nelayan, warga Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Antonius (28) diterkam buaya, saat menyelam untuk mencari teripang di Aceh Singkil.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka robek di bagian wajah dan kepala. Namun nyawanya masih bisa selamat setelah berhasil melepaskan diri dari mulut buaya.

Camat Pulau Banyak Barat, Mawardi, mengatakan peristiwa itu bermula saat korban bersama enam rekannya menyelam mencari teripang, dengan menggunakan dua perahu mesin di seputaran perairan Pulau Busung.


Saat Antonius berenang, seekor buaya mendekatinya dan langsung menerkam kepalanya. Beruntung, rekannya langsung tanggap dan menombak buaya yang menyerang Antonius.

"Kepala korban digigit buaya di dalam air, korban juga berusaha melepaskan diri. Setelah berhasil korban meminta bantuan dan langsung dibawa ke puskesmas," kata Mawardi saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (14/1).
Saat diterkam buaya, korban sempat melawan dengan alat seadanya di dalam air, untuk melepaskan gigitan buaya dari kepalanya, sebelum dibantu oleh rekannya. Kini korban dirawat di Puskesmas Kecamatan Pulau Banyak Barat.

Kawasan pencarian teripang tersebut memang merupakan sarang atau habitat buaya. Bahkan, korban Antonius bukan orang pertama yang diterkam buaya di lokasi yang dinamai warga sekitar dengan sebutan 'Kampung Lamo' itu.
Namun, dirinya belum mengetahui pasti apakah di lokasi itu telah terpasang plang imbauan bahwa itu kawasan habitat buaya oleh pihak terkait.

"Saya belum tahu apa sudah dipasang. Tapi memang di beberapa daerah sudah dipasang plang sama BKSDA," ujar Mawardi. (dra/ain)


ARTIKEL TERKAIT