Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Luki Hermawan mengatakan anggota Keluarga Cendana yang diduga terlibat itu berinisial AHS. Namun, polisi belum mengetahui peran yang bersangkutan dalam Memiles.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luki mengatakan selain AHS, istri yang bersangkutan dan salah seorang anggota Keluarga Cendana lainnya juga diduga terlibat dalam Memiles. Mereka juga memperoleh reward mobil.
Polda Jatim mengusut kasus investasi bodong Memiles beromzet ratusan miliar. (Dok. Istimewa) |
"Kita belum tahu apakah AHS ini member atau nanti kita tunggu pemeriksaannya, yang jelas dia ikut di dalam mendapat reward dan kita akan menunggu hasil pemeriksaannya pada hari Selasa," tambah Luki.
Dalam kasus ini, polisi telah memanggil empat artis, yaitu Eka Deli (ED), Marcello Tahitoe (MT) alias Ello, Adjie Notonegoro (AN), dan Judika (J). Namun dari keempat nama itu, baru Ello dan Eka yang telah memenuhi panggilan pemeriksaan.
Kasus investasi bodong Memiles dibongkar oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dalam kasus ini polisi telah menetapkan empat tersangka yaitu Kamal Tarachan (47), selaku Direktur PT Kam n Kam; Suhanda (52), sebagai manajer; kemudian Martini Luisa, sebagai motivator; dan Prima Hendika, Kepala Tim IT Memiles.
Polisi juga menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp122 miliar, 18 unit mobil, dua sepeda motor, puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya.
Sampai berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari Keluarga Cendana ihwal dugaan keterlibatan anggota keluarga tersebut dalam kasus investasi bodong Memiles.
[Gambas:Video CNN] (frd/pmg)
