"Rencana (Gubernur meresmikan) minggu depan," kata Hari kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/1).
Hari mengakui bahwa skatepark tersebut berasal dari APBD DKI Jakarta senilai Rp14,3 miliar. Dana tersebut dipakai untuk pembangunan dan revitalisasi kawasan area bermain skateboard di Pasar Rebo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kontrak Rp14,3 miliar, tapi yang dibangun tidak hanya yang skatepark saja tapi itu sudah termasuk (revitalisasi) trotoar dan amphiteatre juga," ungkap dia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan) |
Lihat juga:Serunya Bermain 'Skateboard' di Atap Rumah |
Anggaran itu juga sudah termasuk untuk pemeliharaan dan trotoar Pasar Rebo. Adapun zona yang disiapkan ialah zona A untuk tempat terbuka, tempat duduk, teater terbuka ekspresi seni budaya dan taman terbuka.
"Zona B ada taman shelter Jakarta dan Taman Terbuka Hijau, zona C ada taman terbuka dan transit kendaraan umum, zona D ruang hijau taman kota, zona E terletak di bawah flyover yakni zona taman kering, taman bermain anak-anak, UMKM dan taman ekspresi seni budaya," katanya.
Selanjutnya Zona F terdiri dari skatepark, taman kering, taman serbaguna, ruang relaksasi lansia. Dengan fasilitas ini diharapkan masyarakat memiliki ruang interaksi yang lebih memadai di Jakarta.
"Pemprov DKI ingin memastikan kenyamanan dan fasilitas publik dan memanfaatkan lahan kosong untuk masyarakat bisa bersosialisasi," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)
