"Saya sedang memerintahkan ke Bareskrim untuk membikin tim gabungan dari Dirtipikor sama Dirkrimsus Polda Metro," kata Idham dalam keterangan resmi, Jumat (17/1).
Ia menjelaskan, tim tersebut akan melakukan verifikasi dan validasi sebagai langkah awal penyelidikan dugaan korupsi di tubuh Asabri. Mantan ajudan Jokowi itu pun akan terus memantau langsung perkembangan penanganan kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eks Ketua MK itu menyatakan modal PT Asabri (Persero) melorot hingga Rp17,6 triliun dalam satu tahun. Penurunan modal tersebut kini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. Ia mengaku mendapat 'bisikan' dari beberapa sumber bahwa ada indikasi korupsi yang menyebabkan melorotnya modal Asabri .
"Saya bilang modalnya Asabri itu dalam satu tahun turun Rp17,6 triliun atau Rp17,4 triliun. Tapi prajurit, tentara, TNI, dan polisi jangan khawatir, karena uang (di Asabri) tidak habis," ungkap Mahfud, Jumat (17/1).
"Ya biar nanti polisi," imbuh Mahfud. (mjo/osc)