Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Heri Purnomo mengatakan insiden tersebut terjadi Selasa (14/1) lalu.
Usai kejadian, SN sempat menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, namun akhirnya meninggal pada Kamis (16/1) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi memang ini awalnya diperkirakan itu kecelakaan, terus enggak dilaporkan ke polsek maupun ke polres. Setelah dua hari kemudian yang bersangkutan meninggal dunia, baru mereka lapor ke kita," tutur Heri kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/1).
"Setelah kita lakukan penyelidikan ternyata memang ada indikasi melakukan bunuh diri. Cuma motifnya apa, ini sedang kita selidiki," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Heri menyebut saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk dari pihak sekolah dan keluarga dalam rangka mengusut insiden tersebut.
"Kita masih upayakan (saksi) lagi yang lain, karena dari keluarganya tadi singkat saja," ucap Heri.
(dis/osc)