Taman Isola diketahui pernah dua kali menjadi lokasi kegiatan Sunda Empire. Kegiatan itu dilakukan pada 2018 dan 2019. Namun dengan status Taman Isola sebagai area umum, maka Sunda Empire tak mengajukan permohonan penggunaan tempat.
"Kemudian beberapa bulan lalu, kami berkomunikasi lagi. Kami berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan militer di luar UPI, bahwa kegiatan mereka tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kami sebagai kampus yang mengakui negara berdasarkan Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Permohonan mereka akhirnya kita tolak," ujar Kepala Seksi Eksternal Hubungan Kelembagaan UPI, Yana Setiawan, Jumat (17/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, media sosial diramaikan dengan keberadaan kelompok Sunda Empire. Kelompok ini memprediksi pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.
Video tersebut diunggah akun Alliance Press International. Dalam salah satu videonya, menampilkan kegiatan berkumpul dan upacara peringatan hari jadi United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam video yang tersebar itu, warganet menanggapi jika salah satu lokasi upacara berada di Taman Isola yang berada di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
CNNIndonesia.com pun mendatangi lokasi taman, Jumat (17/1). Taman tersebut berada di bagian bawah Gedung Isola, salah satu ikon di kampus yang berlokasi di Jalan Setiabudi, Kota Bandung.
Di Taman Isola, tampak sejumlah pekerja sedang merawat taman. Menurut salah seorang pekerja, taman ini sering dijadikan tempat kegiatan mahasiswa dan masyarakat umum yang sedang berkunjung ke Gedung Isola yang merupakan bagian dari cagar budaya. (hyg/ain)