Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muslimin, mengatakan kapal kayu Panji Saputra bertolak dari pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Selasa (7/1) dan diperkiran tiba pada Sabtu (11/1) di pelabuhan Saumlaki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muslimin mengaku sudah berkoordinasi dengan Pos Sar Banda , Tual dan Saumlaki serta potensi Sar di seluruh pangkalan terdekat agar mengirim personil untuk menyasar lokasi titik hilangnya Kapal.
"Hingga saat ini belum ada komunikasi keberadaan kapal, tetapi Basarnas terus melakukan pencarian," tambahnya.
Muslimin mengatakan pihaknya saat ini sedang membangun komunikasi dengan kapal-kapal yang melintasi perairan tersebut, apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan kapal Panji Saputra beserta awaknya.
Terpisah, Kapendam XVI Patimura Kolonel Inf Jansen Simanjuntak membenarkan bahwa puluhan BMM jenis Avtur yang diangkut KM Panji Saputra milik Kodam XVI Pattimura. BBM tersebut akan digunakan pesawat Panglima Kodam Pattimura melakukan peninjauan melalui udara ke pos-pos di wilayah perbatasan Maluku.
"Iya benar BBM itu milik TNI untuk pesawat atau helikopter panglima Kodam di Saumlaki," kata Jansen. (sid/stu)