"Ini ada tamu khusus, namun beliau juga sebagai Dewan Pembina PB Esports yang sangat saya cintai dan banggakan. Tamu kehormatan kita dan dia berkenan jadi dewan pembina, Bapak Sandiaga Salahudin Uno. Kita curi start untuk kampanye kan tidak masalah," seloroh BG, disambut tawa para tamu undangan dalam acara pelantikan PB Esports Indonesia di Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu (18/1) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut bahwa bonus demografi Indonesia akan mencapai 52 persen pada saat gelaran Pilpres 2024. BG pun mengaitkan persentase anak muda penggemar esports yang bisa menyumbang banyak suara bagi Sandiaga.
Sandiaga Uno digadang-gadang bisa menang di Pilpres 2024 oleh Jokowi dan Budi Gunawan. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono) |
"Kalau Presiden (Joko Widodo) kemarin sudah menyatakan Pak Sandi sebagai calon yang punya peluang sangat kuat menjadi presiden, kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan dari esports maka kelompok milenial dan gen Z akan bersatu untuk memenangkan Sandiaga Uno," katanya lagi yang disambut riuh tepuk tangan para tamu.
Diketahui, bonus demografi mencakup penduduk usia produktif antara 15 tahun hingga 64 tahun. Jokowi sempat menyebut bonus demografi Indonesia akan mencapai 52 persen pada periode 2020-2030.
"Saya menyikapinya sebagai ada pesan guyon mungkin juga ada pesan penyemangat," kata dia.
Mantan calon wakil presiden pada PIlpres 2019 ini juga menilai bahwa posisinya sebagai Dewan Pembina di induk cabang olahraga itu harus dipisahkan dari apapun, termasuk urusan politik.
[Gambas:Video CNN]
"Olahraga dan politik tidak terkoneksi secara langsung, tapi kita harus pisahkan karena ini murni berkaitan dengan peningkatan prestasi. Seperti Pak Presiden bilang, 2024 masih sangat jauh," tutur Sandi.
Selain Sandiaga, kursi Dewan Pembina PB Esports juga diisi oleh politikus lainnya, yakni Bambang Soesatyo dari Partai Golkar.
(antara/arh)
Sandiaga Uno digadang-gadang bisa menang di Pilpres 2024 oleh Jokowi dan Budi Gunawan. (