Kepala BMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Sili di Jayapura, Minggu, membenarkan terjadinya gempa tektonik yang kedua, setelah yang pertama, sekitar pukul 01.38 WIT dengan magnitudo 6,2.
Episenter gempa kedua terletak di koordinat 2,82 LS dan 139,53 BT dengan lokasi di darat, berjarak 40 kilometer arah barat laut Kabupaten Jayapura, dengan kedalaman 35 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dia mengatakan hingga kini belum ada laporan tentang dampak gempa yang tidak berpotensi tsunami itu.
Namun, kata dia, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa.
(antara/ard)