Hari pertama pencarian kapal bermuatan sekitar 25 drum bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur milik TNI di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku, itu dilakukan pencarian melalui jalur laut dan udara.
Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muslimin mengatakan lebih dari 40 personel gabungan TNI dan Polri dan Basarnas dikerahkan menuju perairan Banda, Saumlaki, Tual dan Ambon menggunakan KN Abimanyu dan KL Tanjung Alang milik Palairud Polda Maluku, Minggu (19/1), pukul 08.00 WIT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muslimin mengaku, dari jumlah personel gabungan yang dikirim mencari dua anggota TNI dan empat awak kapal bisa bertambah jumlahnya, pasalnya panglima Kodam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufik memerintahkan seluruh jajaran Kodim di Maluku monitor dan melakukan pencarian.
"Beberapa anggota TNI Kodam sudah bergerak mencari, jumlah data keseluruhan personil belum ada, kami membuka posko layanan informasi di Kodam XVI Patimura, Korem 151 Binaiya, Kodim di Maluku dan basarnas, " kata Jaksen.
Sebelumnya, Kapal Motor (KM) Panji Saputra bermuatan sekitar 25 drum bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur milik TNI di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku, hilang kontak di perairan Maluku, Sabtu (11/1/) minggu pekan lalu.
Selain mengangkut sekitar 25 drum BMM, kapal kayu berukuran panjang 10 meter, lebar 2 meter berwarna hijau tua itu juga membawa dua orang personel anggota TNI Kodam Pattimura masing-masing Serda Aswadin Ali dan Pratu Midun serta 4 awak kapal.
[Gambas:Video CNN]
(sid/ard)