"Memang kita butuh untuk keliling, menjajaki kemungkinan-kemungkinan," kata Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1).
Lihat juga:PKS Kritik Prabowo Sering ke Luar Negeri |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak dilantik pada 23 Oktober 2019, Prabowo telah melawat ke sejumlah negara, antara lain Malaysia, Thailand, Turki, China, Filipina, dan Jepang. Pekan lalu, Prabowo melakukan kunjungan ke sejumlah negara Eropa seperti Prancis dan Jerman.
"Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu sudah mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri," kata Mardani lewat pesan singkat kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (15/1).
Bahkan, lanjutnya, Jokowi secara demonstratif menunjukkan bahwa kunjungan kerja ke luar negeri bisa dilakukan hanya lewat telepon seluler, mengingat dunia sudah saling terkoneksi saat ini.
[Gambas:Video CNN]
Menurut Mardani, tak masalah Prabowo melakukan kunjungan ke luar negeri selama hal tersebut bisa memberikan dampak terkait kepastian investasi.
"Semua pejabat publik mesti siap untuk mendapat pengawasan dari publik. Karena dana yang digunakan memang dana masyarakat," kata Mardani. (tst/wis)