Kepala Induk 1 Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Bambang Krishady mengatakan insiden itu terjadi karena sopir bus Damri berinisial RA (28) mengantuk.
Lihat juga:Bus Damri Terbalik di Tol Bandara Soetta |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa barang bukti juga telah diamankan, yakni SIM milik RA, STNK, serta satu unit bus Damri.
"Sopir masih diperiksa," ujar Bambang.
Dugaan sopir mengantu dibenarkan oleh pihak Jasa Marga selaku operator Tol Sedyatmo.
Manager Area Jasamarga Tollroad Agus Pramono mengatakan bus berpenumpang 48 orang itu menabrak pembatas jalan antara jalur atas dan bawah, serta menabrak rambu petunjuk arah yang terdapat di rambu kupu-kupu.
Kendaraan itu kemudian terbalik dalam posisi miring dan menutup jalur bawah.
Petugas Jasa Marga, kata dia, segera melakukan evakuasi kendaraan itu dan pengaturan lalulintas di sekitar lokasi kejadian.
"Pukul 08.00 WIB lajur 1 dan 2 dapat dilintasi. Saat ini lajur atas dan bawah kembali normal. Evakuasi dilakukan dengan menggunakaan kendaraan derek sebanyak dua unit dan dua kendaraan crane berkapasitas 10 ton dan 25 ton," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Jasa Marga Regional Jabodetabek Jabar Division Head, Reza Febriano, mengatakan, berdasarkan data 2019, 87,14 persen kasus kecelakaan di Jalan Tol Jasa Marga, khususnya Ruas Jalan tol Dalam Kota dan Sedyatmo, disebabkan karena kelalaian pengemudi.
"Hal ini berdampak fatal bukan hanya untuk pengemudi itu sendiri namun juga merugikan pengguna jalan lainnya," ucapnya.
(dis/arh)