"Hingga 21 Januari 2020, telah ditemukan 224 kasus dengan 4 kasus kematian. Negara lain yg telah ditemukan kasus ini adalah Jepang 1 kasus, Korea Selatan 1 kasus, dan Thailand 2 kasus," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1).
Dwi menjelaskan bahwa penyakit ini dapat menular antarmanusia secara terbatas. Kemudian belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit ini. Hingga hari ini belum ditemukan kasus tersebut di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus melalui media elektronik dan media sosial," lanjut dia.
[Gambas:Video CNN]
"Kedua terapkan etika batuk dengan menutup mulut atau hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan tisu. Dan gunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas seperti demam, batuk dan flu untuk segera berobat," ungkap dia.
Dwi juga menyarankan agar masyarakat sering mencuci tangan terutama setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah merawat binatang.
"Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta bilas kurang lebih 20 detik. Jika tidak tersedia air, dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80%," tutup dia. (ctr/ain)