Bocah Tewas Digigit Ular Weling Pemberian Orang Tak Dikenal

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 13:15 WIB
Bocah Tewas Digigit Ular Weling Pemberian Orang Tak Dikenal Foto ilustrasi. (Sponchia/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang anak berusia 11 tahun berinisial AR meninggal dunia akibat dipatuk seekor ular di Ujung Berung, Kota Bandung. AR dipatuk ular jenis weling (bungarus candidus) yang diketahui diberi seseorang sebagai 'mainan'.

Ibunda dari AR, Diah (38) menjelaskan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut terjadi Rabu (22/1) sekira pukul 08.30 WIB. Menurut dia, pada saat itu anaknya bermain dengan ular pemberian orang tak dikenal.

"Dapat ular dari orang tidak dikenal, bilangnya ularnya mau dijual," kata Diah, Kamis (23/1) seperti dikutip dari Antara.

Diah mengatakan, sebelumnya warga yang melihat juga sudah mengingatkan agar tidak main ular itu. Dia mengaku tidak mengetahui saat anaknya dipatuk ular tersebut.


"Di rumah AR bilang digigit ular di bagian jari tengah, kemudian sempat diberi penanganan dengan berikan air panas dan garam," kata dia.

[Gambas:Video CNN]

Diah lantas membawa anaknya tersebut menuju rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Berung. Namun sesampainya di Unit Gawat Darurat (UGD), menurutnya dokter menyatakan anaknya sudah meninggal.

"Setelah dikabarkan meninggal, langsung dibawa ke rumah untuk kemudian disiapkan pemakamannya," katanya.

Diah menjelaskan, AR merupakan anak kandung kedua dari tiga bersaudara. Anaknya tersebut, kata Diah, dimakamkan siang hari setelah dinyatakan meninggal oleh dokter.

Ular Weling sempat menjadi perbincangan ketika seorang petugas keamanan atau satpam sebuah perumahan di Gading Serpong, Tangerang Selatan bernama Iskandar meninggal dunia usai terkena gigitan. Kejadian tersebut terjadi pada Agustus 2019.
Kejadian itu bermula saat seorang warga menemukan seekor ular di area taman. Ular itu diketahui merupakan ular berbisa jenis weling. Lantaran tak memiliki perlengkapan, akhirnya warga itu melaporkan apa yang ia temukan ke pihak keamanan.

Lalu, Iskandar bersama rekannya, Jaelani, datang membawa peralatan seadanya berupa tongkat. Kemudian, Iskandar menjepit kepala ular dengan tongkat dan menangkapnya dengan tangan kosong.

Namun, diduga Iskandar kurang erat memegang ular sehingga binatang melta itu mematuk jari telunjuknya. Seketika, Iskandar kemudian berusaha menghisap dan mengeluarkan bisa ular pada luka di jarinya itu. (ain/ain)