Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan proses screening meliputi suhu tubuh, dan pemeriksaan kesehatan lainnya.
"Yang dicek pertama keluhan panas, tidak enak badan, tidak ada yang bermasalah. Lalu, akan kembali ditanyakan ada yang sakit tidak," katanya dikutip dari CNN TV, Minggu (2/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Achmad mengatakan 12 tim medis memantau perjalanan WNI tersebut dari Wuhan hingga ke Batam. Ia memastikan selama perjalanan para WNIN dalam kondisi sehat.
Nantinya, WNI dari Wuhan akan menjalani proses observasi di Natuna selama kurang lebih 14 hari. Selama proses observasi, akses kontak fisik WNI akan dibatasi.
"Tapi kami memberikan akses komunikasi sebebas-bebasnya, komunikasi dilakukan via telepon tidak ada kontak fisik," katanya.
Pemerintah menyiapkan pesawat militer lantaran landasan pacu di Natuna tidak mampu menampung pesawat komersil.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Foto: CNN Indonesia/Fajrian