"Berdasarkan prakiraan berbasis dampak hujan lebat, status siaga potensi banjir/genangan (24-25 Januari 2020), perlu diwaspadai di wilayah DKI Jakarta (SIAGA), Jawa Barat (SIAGA), Jawa Tengah (SIAGA), Sulawesi Tengah (SIAGA), dan Sulawesi Barat (SIAGA)," demikian rilis BMKG, Jumat (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, kondisi atmosfer Indonesia yang labil menyebabkan massa udara lembab dari lapisan bawah cukup mudah untuk terangkat ke atmosfer. Kedua faktor tersebut menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat," demikian rilis BMKG.
Kemudian, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DI Yogyakarta, dan Jatim. Selanjutnya adalah di Kalbar, Kalteng, Kalsel, Sulbar, Sulteng, Sulsel, dan Papua.
Sementara itu di Kabupaten Aceh Besar, hujan yang tak kunjung turun selama sebulan terakhir ditambah kerusakan irigasi membuat sekitar 2.490 hektare sawah, di wilayah Kabupaten Aceh Besar mengalami kekeringan. Walhasil, padi milik warga terancam gagal panen.
Untuk itu, ratusan warga Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar menggelar sholat Istisqa untuk meminta hujan segera turun, di lapangan bola Lonkali, Desa Siron, Kamis (23/1).
Petani di Aceh Besar mencabut tanaman padi yang gagal panen akibat kekeringan, Kamis (23/1). (CNN Indonesia/Dani) |
"Ada sekitar 2.490 yang sudah diprediksi gagal panen," kata Mawardi usai menggelar salat istisqa.
[Gambas:Video CNN]
Pemkab Aceh Besar juga sedang mengupayakan agar areal persawahan di sana tidak gagal panen. Pembagian air yang ada, kata dia, akan segera dilakukan secara bertahap, jika dalam pekan ini hujan tak kunjung turun.
"Kalaupun gagal panen nanti, kita hitung berapa kerugian petani Insyaallah dari Pemkab akan menanggulanginya," ujar Mawardi.
Ia tak menampik, kekeringan ini juga disebabkan maraknya aktivitas ilegal logging di daerah tersebut. Penebangan liar itu, marak dilakukan di daerah Seulimum, Jantho, Lamteuba dan Lhoong.
Sehingga, jika memasuki musim kemarau, debit air berkurang dan terjadi kekeringan. Untuk itu ia berharap Pemerintah Aceh dan juga kepolisian lebih serius dalam menangani ilegal logging.
