"Saya memohon maaf, Pak Gubernur tidak bisa menghadiri acara ini. Beliau sedang di Surabaya dan hanya PP [pulang-pergi], nanti sore sudah balik," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/1).
Saefullah juga enggan menjawab terkait laporan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait Monas ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saefullah mengatakan bakal menjelaskan hal tersebut siang hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat dikonfirmasi terkait revitalisasi Monas dan penebangan pohon, Anies enggan menanggapi. Anies hanya membalikkan badan meninggalkan podium tempat pers konferens.
"Sudah ya, sudah ya," kata Anies sambil melambaikan tangan dan berjalan lurus ke arah ruangannya.
Anies tak berucap satu kata pun terkait Monas yang sedang berpolemik. Ia melangkah cepat meninggalkan pers. Ini bukan kali pertama Anies tak bergeming saat ditanya terkait monas.
Kemarin saat acara peresmian integrasi Halte TransJakarta dan Stasiun MRT pun Anies enggan berkomentar banyak. Ia mengatakan menyerahkan hal tersebut kepada Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan.
"Sama Citata saja," ujar Anies sambil berlalu lagi.
[Gambas:Video CNN]
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Anies. Terakhir, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmuda meminta agar revitalisasi Monas ditunda. Hal ini diungkapkan Ida saat rapat dengan Kepala Dinas Cipta Karta Tata Ruang dan Pertanahan DKI Heru Hermawanto di Komisi D DPRD DKI Jakarta.
"Dihentikan sementara sampai dengan ditemukannya aturan yang berlaku," kata Ida di DPRD DKI Jakarta, Rabu (22/1).
Kendati begitu Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh mengatakan pekerjaan masih tetap berlanjut. Hingga ini progres pengerjaan berlangsung sudah mencapai 88 persen.