"Aku akan cek semua termasuk pintu-pintu masuk negara, kita udah siaga satu ini, nggak ada tidurnya, jadi tenang, saya bekerja membantu masyarakat untuk tidak usah khawatir," kata Terawan dikutip dari situs resmi Kemenkes, Jumat (24/1).
Terawan mengatakan pihaknya terus memantau potensi-potensi penyebaran virus corona. Terawan mengatakan dirinya juga langsung mengecek ke lapangan setelah karyawan Huawei di Gedung BRI 2 diduga terjangkit virus corona pada Kamis (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terawan juga memastikan pihaknya meningkatkan kewaspadaan dengan pengecekan pengunjung di bandara maupun pelabuhan pintu masuk melalui alat pengukur suhu.
"Kami waspadai, apakah dia kena tanda flu bisa terlihat karena semua peralatan di bandara itu siap 24 jam maupun di pelabuhan laut maupun darat," imbuhnya.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso pada Jumat pagi dilaporkan mengisolasi satu pasien terduga terjangkit virus corona. Orang yang diduga alias suspect virus ini diketahui telah bepergian ke wilayah China dan pulang ke Indonesia pada Rabu (22/1).
Hingga saat ini, China mengonfirmasi 26 orang meninggal akibat virus corona dan yang terinfeksi mencapai 830 orang. (jnp/stu)