Wakil Direktur RSUD Waled Kabupaten Cirebon Dwi Sudarmi mengatakan pasien SY dirujuk ke rumah sakit pada Senin (27/1) pagi pukul 9.54 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasien punya riwayat pergi ke Taiwan. Dia di sana ikut seminar," ucapnya.
Pasien tersebut mengikuti seminar di Taiwan pada 5-9 Januari 2020. Kemudian pada 15 Januari, pasien mengeluh sakit panas, batuk hingga sesak napas dan memeriksakan diri ke dokter umum.
"Tanggal 15 Januari pasien ada keluhan panas, batuk pilek, dan sesak napas. Setelah itu berobat ke dokter. Sampai akhirnya dirujuk ke sini," ujar Dwi.
Setibanya di RSUD Waled, pasien kemudian diperiksa dokter umum. Dokter lalu merawat pasien ke ruang isolasi.
"Sampel sudah kami kirim. Setelah 12 hari sejak pasien mengeluh sakit jika kondisinya semakin membaik maka dipastikan tidak terkena Corona. Tapi jika kondisinya memburuk akan ditindaklanjuti oleh dokter yang sudah menangani," katanya.
Dwi menambahkan penanganan pasien SY oleh petugas medis telah dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).
(hyg/arh)