"Sampai tadi siang kita sudah mengamankan perempuan berinisial Y, yang diduga sebagai provokator," ujar Kabid Humas Polda Sulut Komisaris Besar Jules Abast kepada CNNIndonesia.com, Kamis (30/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga terjadilah debat antara warga. Ini jadi sebenarnya sesama warga di perumahan tersebut. Sehingga terjadi perusakan balai pertemuan tersebut," ujarnya.
"Akan dibangun kembali, akan diperbaiki balai pertemuan tersebut, dilakukan oleh warga dan dibantu pihak kepolisian maupun rekan-rekan TNI," tuturnya.
Jules menyatakan bahwa Polda Sulut dan Polres Minahasa Utara sudah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan aksi pengerusakan tersebut. Ia menyebut akan mendalami keterangan dari Y yang sudah diamankan siang tadi.
"Nanti tentunya hasil penyelidikan, pemeriksaan secara intensif akan membuktikan apakah dia warga lokal atau memang dia memprovokasi warga," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, beredar video yang menggambarkan sekelompok orang berikat kepala merah melakukan perusakan terhadap sebuah bangunan. Belasan orang itu merusak tembok dan menurunkan bilik yang ada di dalam bangunan.
"Saya sendiri belum mendapatkan informasi yang pasti terkait asal-muasal, asal mula kejadiannya. Jadi akan meminta penjelasan dari kantor kementerian agama setempat untuk memastikan kejadian ini dapat ditangani dengan baik," kata Zainut kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/1). (fra/wis)