"Kemudian juga memanggil Putri Ramli, dia Pramugari Garuda juga. Dia minta waktu sampai tanggal 16 Februari karena dia masih ada kegiatan di Makassar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Jakarta, seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Siwi, nama Putri Ramli diketahui juga disebut-sebut dalam unggahan akun Twitter @digeeembok.
Cyndyana mengaku dicecar 43 pertanyaan terkait profesinya sebagai Pramugari Garuda Indonesia.
"43 pertanyaan seputar pekerjaan, seperti gaji berapa, berapa jam terbang setiap bulan," kata Cyndyana.
Cyndyana mengaku merasa dirugikan karena namanya juga ikut disebut-sebut dalam cuitan akun @digeeembok tersebut.
"Saya juga merasa dirugikan karena akun ini sifatnya anonim. Saya juga cari tahu hukum-hukumnya seperti apa kalau saya juga melaporkan dan itu akan memakan waktu yang lama. Jadi saya memutuskan untuk tidak menghabiskan waktu aja sih," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Sebagai pelapor, Siwi juga telah diperiksa pihak kepolisian pada Senin (20/1). Pada pemeriksaan itu Siwi dicecar 42 pertanyaan oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Pertanyaan yang diajukan penyidik masih seputar laporan polisi yang dibuat Siwi sejak laporan diterima pada 28 Desember 2019.
Pramugari Garuda Indonesia Siwi Widi Purwanti melaporkan akun Twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.
Pelaporan oleh Siwi Widi dipicu utas cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @digeeembok yang menyebut Siwi Widi memiliki hubungan spesial dengan salah satu mantan direksi PT Garuda Indonesia.