"Setop arus masuk turis dari China. Untuk keperluan turis ditutup dulu. Untuk kepentingan lain silahkan dikaji dulu sesuai kebutuhan. Intinya perlu ada pembatasan jumlah pengunjung masuk dari China," kata Meutya dalam keterangan resmi yang diperoleh CNNIndonesia.com, Minggu (2/2).
Diketahui, pemerintah Indonesia sudah menerapkan aturan bebas visa dari sejumlah negara termasuk China. Aturan itu membuat turis dari negara bebas visa dapat masuk dengan lebih cepat dan mudah ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antaranya Amerika Serikat dan Australia. Pemerintah Australia melarang masuk seluruh warga negara asing yang sempat berlibur atau transit di China.
Meutya juga meminta pemerintah untuk memperketat pengawasan dan deteksi dini di area perbatasan. Termasuk juga di semua pintu masuk bandara di Indonesia.
Virus corona yang berasal dari Wuhan, China sudah menelan ratusan korban jiwa. Sejauh ini, Komisi Kesehatan Nasional China mencatat korban meninggal dunia mencapai 304 orang pada Minggu (2/2).
Dilaporkan CNN, jumlah penyebaran virus corona bertambah 2.590 kasus menjadi 14.380. Virus tersebut sudah berada di sejumlah negara selain China.
Pemerintah Indonesia sendiri sudah menerapkan pemeriksaan di bandara-bandara. Apabila ada yang mengalami gejala mirip dengan corona, mereka harus dikarantina selama beberapa hari untuk diperiksa lebih lanjut.
Pemerintah Indonesia juga menjemput 238 WNI dari Wuhan, China. Mereka kini sudah berada di tempat karantina di Natuna, Kepulauan Riau pada Minggu pagi (2/2). WNI tersebut akan dikarantina selama dua pekan.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa mulanya ada 245 WNI yang akan dijemput. Namun, tiga di antaranya tak lolos uji pemeriksaan atau screening yang dilakukan pemerintah China sehingga tak bisa ikut pulang. Kemudian ada empat WNI yang memilih untuk tetap di Wuhan.