"Mereka beraktivitas bebas saja kecuali saat senam pagi, pemeriksaan suhu tubuh dan makan bersama sama," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, ada pula warga yang tenagh diobservasi tim medis berseragam hijau di dalam tenda. Salah satu anggota tim memegang alat serupa pendeteksi panas atau thermal scanner.
Salah satu kegiatan warga yang diobservasi di Natuna; main Uno. (Dok. Kemenkes) |
Pada bagian lain, enam orang tengah memegang kartu permainan Uno di meja panjang. Sesekali tawa gembira bersahutan. Di meja lain, ada yang tengah serius bertanding catur dan ada yang tengah membaca buku pelajaran.
Selain itu, sembilan orang, yang terdiri dari kaum perempuan berkerudung, anak-anak, dan seorang pria bule bertelanjang dada, asyik main engklek, dengan riang di depan hanggar. Mereka sesekali berbicara dalam bahasa Inggris.
"Semuanya dalam kondisi sehat dan terus dipantau," ucapnya, dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin, (3/2).
Selama masa observasi, kondisi kesehatan WNI itu akan terus dipantau dengan melakukan medical check-up.
[Gambas:Video CNN]
"Selama masa observasi akan dilakukan medical check-up sehari dua kali, terutama dicek suhu tubuh, serta kondisi lainnya, selain itu juga akan mendapat penanganan dari psikolog," ujarnya.
Pihaknya juga menyediakan 70 tenaga psikolog. Mereka akan menangani psisik mereka agar tak merasa tertekan saat dalam masa pengawasan selama 14 hari.
"Di sana sudah ada 70 tenaga tambahan yang disiapkan kemenkes untuk mengawasi kesehatan gizi dan mengawasi pencegahan infeksi ke masyarakat sekitar, selain itu juga sudah ada dokter spesialis," katanya.
WNI dari Ciina itu akan menjalani proses observasi di Natuna, tepatnya di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad Natuna, selama 14 hari. Selama proses observasi, akses kontak fisik WNI akan dibatasi.
(fra/mln/arh)
Salah satu kegiatan warga yang diobservasi di Natuna; main Uno. (