Hal tersebut disampaikannya setelah Pemprov DKI melakukan rapat dengan Sekretariat Negara selaku Komisi Pengarah (Komrah).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gambar itu sudah diserahkan kepada Komisi pengarah untuk kemudian nanti disepakati sama-sama. Jadi, nanti ada dokumen. Makanya tadi saya cek. Tadi (siang) pak Heru (Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan) dari sana (Setneg)," kata Anies.
Suasana penanaman pohon di lokasi revitalisasi Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 4 Februari 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Selain soal waktu, Anies juga mengklaim Komisi Pengarah sangat mengapresiasi rencana DKI menambah ruang terbuka hijau (RTH). Hal ini kata Anies menjadi salah satu poin pembicaraan dengan Komisi Pengarah pada Rabu lalu.
"Malah komisi pengarah memberikan apresiasi karena akan terjadi penambahan ruang terbuka hijau di kawasan Monas dan sebagian juga baru menyadari bahwa tempat parkir IRTI dan Lenggang Jakarta itu semua akan menjadi tempat yang hijau, itu yang dibahas panjang," tutup dia.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan DKI bakal menambah RTH di Monas hingga 64 persen dari total luas Monas.
Proyek revitalisasi Monas ini sempat terhenti karena menunggu respons dari Sekretariat Negara. DKI menargetkan pengerjaan proyek Monas selesai pada bulan Februari. Anies juga telah memastikan proyek revitalisasi kembali dilanjutkan.
Suasana penanaman pohon di lokasi revitalisasi Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 4 Februari 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)