Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta Heru Hermawanto menyatakan pohon yang ditanam mahal, Salah satunya adalah pohon Pule (Pulai, ilmiah: alstonia scholaris) yang disebut tergolong mahal, namun cepat tumbuh.
"Enggak (Satu jenis saja. (Pohon) Segede itu harganya lebih mahal daripada pohon-pohon lain. Sekitar Rp8,5 juta per pohon," kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan kita tambahkan setelah pengerjaan itu. Karena itu di luar pengerjaan ini," kata dia.
Heru enggan menjelaskan lebih lanjut jumlah dana yang dikeluarkan untuk penanaman kembali pohon tersebut.
Sementara terkait dengan pemotongan pohon dan pemindahan pohon, Heru meluruskan bahwa hal itu menjadi kewenangan Dinas Pertamanan dan Kehutanan. Menurutnya semua pertimbangan penebangan ada di dinas tersebut.
"Kalau di kita kan tugasnya bukan pohonnya di ke manakan. Kita bekerja sesuai dengan ketentuan. Kita mintakan pertimbangan-pertimbangan dari SKPD terkait," tutup dia.
Proyek revitalisasi Monas kembali dilanjutkan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim telah mendapatkan lampu hijau dari Sekretariat Negara tentang kelanjutan proyek. Setidaknya ada 191 pohon yang sempat ditebang untuk menjalankan proyek ini.
DKI belakangan akan mengganti sebanyak tiga kali lipat dari jumlah pohon yang ditebang atau sebesar 571 pohon. (ctr/ain)