Atas dasar kabar tersebut, Otoritas Bandar Udara Wilayah IV menggelar rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
"Kami dari perhubungan udara siap membantu jika ada permohonan pesawat [dari China] yang akan datang menjemput," ujar Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Elfi Amir, kepada CNNIndonesia.com, Jumat (7/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada juga pernyataan di laman; https://denpasar.china-consulate.org/chn/xwdt/t1741140.htm dalam tulisan China. Laman tersebut melansir informasi akan ada penerbangan dari Bali menuju Wuhan Provinsi Hubei, China.
Masih di laman tersebut, Konsulat Jenderal China di Denpasar mengoordinasikan rencana maskapai penerbangan domestik mengatur penerbangan sewa komersial untuk mengangkut wisatawan Hubei yang kembali ke kampung halaman mereka pada malam, 7 Februari 2020.
"Kami di Bali juga masih menunggu info dari Kemenhub. Karena izin permohonan atau permintaan harus ada dari Kemenhan dan Kemenhub," ujar Elfi Amir.
[Gambas:Video CNN]
Dengan demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan penjemputan akan dilakukan. Namun Elfi memprediksi kemungkinan tidak akan dilakukan hari ini.
"Kami siap membantu [jika ada penerbangan] serta memberikan slot untuk pendaratan. Dari pihak China masih wacana dan rencana, mereka belum mohon untuk charter pesawat untuk menjemput," katanya.
Jika nanti benar akan dijemput, semua prosesnya akan dilakukan sesuai standar operasional prosedur dan arahan dari Kementerian Kesehatan. Pesawat yang menjemput akan diberlakukan khusus.