Zulhas menuding aksi kericuhan itu dipimpin oleh Koordinator Tim Konsolidasi Lapangan Pemenangan Caketum PAN Mulfachri Harahap, Asri Anas.
"Ngamuk-ngamuk yang dipimpin oleh saudara Asri Anas, kemudian komputernya lima itu diambil. Teman-teman OC (panitia pelaksana) kan enggak bisa kerja, karena komputernya di situ," kata Zulhas kepada wartawan di Hotel Claro, Senin (10/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asri menyebut, batas registrasi peserta kongres 10 Februari 2020 pukul 12.00 WITA di Hotel Claro atau lokasi kongres. Namun ia menduga beberapa peserta diwakili pendaftarannya.
Zulhas menerangkan bahwa mulanya proses registrasi peserta Kongres ke-V PAN berjalan dengan lancar. Namun, kericuhan terjadi saat panitia hendak meregistrasi peserta dari Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Kericuhan pecah di arena Kongres ke-V PAN di Hotel Claro. Padahal, acara kongres partai berlambang matahari ini belum resmi dibuka. Kericuhan terjadi di lantai dua Hotel Claro tepatnya di tempat peserta kongres melakukan registrasi sekitar pukul 14.45 WITA.
[Gambas:Video CNN]
Sejumlah orang yang tidak mengenakan pakaian beratribut PAN menyatakan bahwa waktu registrasi peserta Kongres ke-V sudah melawati batas dan meminta agar segera ditutup oleh panitia. Sejumlah orang itu menyatakan bahwa registrasi peserta seharusnya hanya dilakukan pada pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
"Tutup segera pendaftarannya. Kami minta segera ditutup sudah melewati batas waktu," teriak sejumlah orang. (mts/ain)