Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Argo Yuwono menyebut lokasi pencarian itu mulai dari rumah hingga tongkrongannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua kita masih bergerak ya dan tentunya kalau nanti sudah ditangkap akan kita serahkan kepada KPK," ujarnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut telah memasukkan nama Harun di Daftar Pencarian Orang (DPO) atau sebagai buron kepolisian.
"Kan KPK sudah mengirim DPO dan DPO-nya saya sudah limpahkan ke Kabareskrim, telah mengirim seluruh DPO itu ke seluruh Polda dari 34 Polda, 540 Polres DPO sudah sampai," ujarnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).
Harun Masiku ditetapkan KPK sebagai tersangka bersama tiga orang lain terkait kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024.
Penetapan tersangka itu buah dari operasi tangkap tangan yang dilakukan lembaga antirasuah. Hanya saja, tim penindakan KPK tidak berhasil menangkap Harun dan sampai saat ini dirinya masih buron.
Harun diduga menyuap Wahyu untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota legislatif menggantikan kader lain dari PDIP, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia. Sementara, dirinya tidak memenuhi syarat untuk itu sebagaimana ketentuan yang berlaku.
(dis/arh)