Kata Tito, tim pemulangan dipimpin oleh Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik.
"Nanti mereka pulangnya ke daerah-daerah mana. Nanti pak Dirjen Otda udah punya tim," kata Tito di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Supaya menerima mereka, karena mereka memang sehat begitu. Jadi dijamin ga ada corona virusnya," kata Tito.
Sebab, kata dia, seluruh WNI yang menjalani masa observasi di Natuna dalam keadaan sehat. Tito menyatakan tim itu nantinya akan melakukan pendekatan kepada kepala daerah dan tokoh-tokoh lokal agar tak terjadi salah paham soal keadaan kesehatan seluruh WNI itu.
"Jadi ada upaya untuk pendekatan pada tokoh atau Pemda yang tempat mereka pulang nanti. Jangan sampai ada miskomunikasi," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan masa observasi WNI dan satu warga negara asing yang dievakuasi dari China di Pulau Natuna terkait Virus Corona akan rampung pada Sabtu (15/2) ini.
285 orang orang diobservasi di Natuna terkait Virus Corona. Mereka terdiri dari 237 WNI, satu WNA, lima orang tim Kementerian Luar Negeri, 18 orang pegawai Batik Air, dan 24 tim penjemput.
Rencananya, WNI yang menjalani karantina itu akan transit di Jakarta sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing. Berdasarkan informasi yang diperoleh CNNIndonesia.com, sebanyak dari 285 orang, 65 orang akan dipulangkan ke Jawa Timur.