Namun kemudian pemerintah memutuskan mengubah nama tersebut. Pasalnya RUU Cipta Lapangan Kerja malah disingkat menjadi Cilaka.
Cilaka merupakan plesetan dari kata celaka. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) celaka bisa diartikan; selalu mendapat kesulitan, kemalangan, kesusahan, dan sebagainya; malang; sial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf menjelaskan Omnibus Law bertujuan untuk mendorong perkembangan ekonomi, peran regulasi juga sangat penting. Omnibus Law disebut merupakan penyederhanaan regulasi.
" Reformasi birokrasi, itu penting supaya efektif. Jangan terlambat, yang mestinya satu hari jadi lima hari jadi 1 bulan. Sehingga tidak berjalan," kata Ma'ruf.
[Gambas:Video CNN]
Ma'rif kemudian juga mengatakan pemerintah berencana untuk menurunkan tingkat kemiskinan sebesar lima hingga enam persen.
" Kemiskinan sekarang 9 persen , targetnya mau turunkan antara 5 sampe 6 persen. Targetnya menghilangkan kemiskinan. Sekarang turunkan kemiskinan," tutur Ma'ruf
Sebelumnya, Ma'ruf Amin berharap proses pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja atau Ciptaker di DPR bisa lebih cepat dari pembahasan RUU KPK beberapa waktu lalu.
"Ya kita harapkan bisa lebih cepat [pembahasannya dari RUU KPK]," kata Ma'ruf.