"Masker biasa yang tersedia di pasaran tidak 100 persen efektif karena virus masih dapat masuk. Jika Anda mengenakan masker biasa, bagian luarnya masih dapat terpapar virus," ujar Deputy Director Program for Overseas Program PWJ Saito, mengutip Antara, Minggu (16/2).
Selain itu, ia melanjutkan pengguna harus tahu bagaimana cara mengenakan dan melepas masker dengan benar. "Jangan sentuh masker, tetapi copotlah masker melalui talinya. Jika sudah, langsung buang dan jangan menyentuh lembaran masker," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masyarakat tetap dapat menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa. Karena, meskipun virus corona merupakan virus baru dengan sistem yang berubah, akan tetapi tidak beracun.
[Gambas:Video CNN]
Sehingga, tidak akan menyebabkan kematian secara langsung begitu saja. Namun, yang sangat perlu diperhatikan adalah para lansia yang mungkin sudah mengalami sakit sebelumnya.
Bahkan, ia menilai masyarakat umum tidak diharuskan membeli masker, yang harus mereka lakukan hanya mencuci tangan dan menjaga kebersihan tangan serta jangan menyentuh area hidung atau wajah secara langsung ketika keluar rumah.
"Hal ini lebih penting dari menggunakan masker. Walaupun ini adalah wabah yang luar biasa tetapi masyarakat harus bersikap tenang, karena jika kita panik, maka semuanya akan menjadi lebih buruk," jelas Saito.
Amir juga mengapresiasi PWJ sebagai mitra strategis untuk memberikan bantuan ke China atau negara terdampak lainnya. "PWJ memberikan beberapa saran bermanfaat yang bisa kami kerjakan terkait penyebaran virus corona, seperti pengiriman bantuan ke negara-negara terdampak," katanya.
Ia mencontohkan alat-alat kesehatan serta edukasi masyarakat terkait kebersihan yang bisa dilaksanakan di dalam negeri. (antara/bir)