Masduki mengatakan demikian merespon hasil Survei Indo Barometer yang mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Ma'ruf tak sampai angka 50 persen.
"Kalau Indo Barometer melakukan survei seperti itu ya wajar aja nggak apa-apa. Sebenarnya dalam 3 bulan ini (Ma'ruf) sudah melakukan langkah-langkah yang sangat sangat penting," kata Masduki di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Senin (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masduki mengakui kerja dan rencana strategis Ma'ruf belum terpublikasi dengan baik selama ini. Hal itu tak lepas dari urung rampungnya roadmap yang masih disusun oleh Ma'ruf sampai saat ini.
Yang jelas, kata dia, Ma'ruf akan memiliki 7 agenda prioritas kerja dalam pemerintahan lima tahun ke depan. Beberapa diantaranya Ma'ruf akan menangani persoalan-persoalan radikalisme, UMKM, ekonomi syariah, hingga halal industri di Indonesia. Namun Masduki tak merinci detail soal 7 agenda tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Survei Indo Barometer mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin rendah. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Ma'ruf bahkan tak sampai angka 50 persen.
Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan hanya 49,6 persen responden yang menyatakan puas dengan kerja Ma'ruf. Sementara 37,5 persen responden menyatakan tidak puas.
Indo Barometer menggelar survei tersebut pada 9-15 Januari 2020 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Indo Barometer menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan (margin of error) mencapai 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (rzr/osc)