"Sampai hari ini, berdasarkan laporan Pak Dirjen Kemenkes sudah ada 104 spesimen atau 104 sampel seluruh Indonesia. Dari 104 itu, 102 negatif, dan dua dalam proses," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (17/2).
Muhadjir mengatakan setiap hari pihak Kemenkes mendapat kiriman spesimen suspect corona dari seluruh Indonesia. Ia memastikan hingga saat ini belum ada pasien yang positif virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang yang harus kita intensifkan adalah pemantauan dalam negeri dengan selalu mewaspdai, memonitor seluruh Indonesia, semua kejadian yang diduga atau dicurigai infeksi corona virus. Terutama pada pasien yang memiliki gejala seperti terkena corona virus," katanya.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
"Jadi itu akan kita perhatikan betul. Saya juga mohon media massa bersikap arif untuk tidak langsung mengekspos sebelum ada recheck, karena ini kita tahu banyak sekali berita hoaks atau setengah hoaks. Kalau kita ekspos sedemikian rupa bisa menimbulkan suasana keos, suasana panik," tuturnya.
Kemenkes sebelumnya mengirim spesimen dari total 64 orang di Indonesia terkait kasus wabah virus corona per Senin (10/2) tepat pukul 18.00 WIB.
Jumlah tersebut datang dari 16 provinsi dengan jumlah paling banyak dari DKI Jakarta. Dari jumlah itu ada 62 kasus dinyatakan negatif, dua kasus masih pemeriksaan dan tidak ada yang positif.
[Gambas:Video CNN] (psp/pmg)
