"Alatnya itu maksud saya ada Youtube, ada Blogger, ada pokoknya medsos yang sekarang digital lah. Digital mode ini kita pakai, sehingga nanti akan ada, ya termasuk Tiktok segala macam itu," kata Yudian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/2).
Yudian mengatakan langkah itu diambil untuk menjawab permintaan Presiden Joko Widodo yang ingin BPIP fokus kepada generasi milenial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rektor UIN Sunan Kalijaga itu berkata pihaknya ingin menyampaikan nilai Pancasila tanpa memaksakan melalui metode indoktrinasi. Sehingga, kata dia, maka dipilih cara-cara yang lebih ramah dengan generasi muda.
[Gambas:Video CNN]
BPIP juga berencana menggandeng idola-idola kalangan muda. BPIP merancang nantinya Pancasila disosialisasikan oleh artis, penyanyi, atau atlet yang digemari oleh anak-anak muda.
"Agar mereka ini tidak terasa bahwa mereka itu sebetulnya sedang kita ajak untuk berpancasila," ucap Yudian.
BPIP dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pada 11 Januari 2018. Awalnya BPIP merupakan badan yang juga dibentuk Jokowi pada 2017 dengan nama Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila.
BPIP adalah lembaga setara kementerian yang sepenuhnya bertanggung jawab kepada presiden. Lembaga ini dibentuk Jokowi agar setiap lapisan masyarakat dapat lebih memahami dan menghidupi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (dhf/ain)