"Itu poinnya, tapi tetap voting (pemungutan suara), tetapi tertutup. Dan juga ada fit and proper test di paripurna," kata Zunita di DPRD DKI Jakarta.
Zunita menyatakan saat fit and proper test nanti masing-masing anggota fraksi bisa bertanya kepada dua calon wakil gubernur DKI. Diketahui dua calon wakil gubernur DKI adalah kader Gerindra Ahmad Riza Patria dan kader PKS Nurmansyah Lubis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik mengatakan tatib pemilihan calon gubernur DKI ini terdiri dari pembentukan panitia pemilih, syarat, hingga tata cara pemilihan. Pihaknya pun segera menyurati semua fraksi untuk pembentukan panitia pemilihan.
Taufik memastikan bahwa ketua panitia pemilihan tidak akan berasal dari Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, maupun Fraksi PDI-Perjuangan. Dengan demikian ketua panitia pemilihan diserahkan kepada fraksi lainnya.
[Gambas:Video CNN]
"Ya kan kami (Gerindra dan PKS) yang ikut terlibat. PDIP merasa porsi partai besar, jadi dikasih ke yang lain," ujarnya.
Wagub DKI Jakarta masih kosong usai Sandiaga Uno memutuskan mundur dari posisi tersebut. Sandi mundur pada Agustus 2018 untuk maju Pilpres 2019 sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto
Setelah alot menetapkan nama calon antara Gerindra dan PKS, kini dua nama telah diputuskan. Mereka adalah Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS. Mereka akan memperebutkan suara seluruh anggota dewan Kebon Sirih. (fra/ain)