Nadiem mengaku ingin program tersebut bisa dirasakan oleh seluruh mahasiswa. Dia mengatakan dana tersebut disiapkan agar kalangan ekonomi lemah bisa ikut tanpa hambatan ekonomi.
"Kami mengucurkan dana juga untuk membantu universitas-universitas ini melakukan program. Anak-anak miskin pun bisa mengikuti proses pembelajaran di luar kampus, baik kalau dia harus ada uang transportasi dan lain-lain," kata Nadiem dalam dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Kemendikbud di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Bos Gojek itu berkata kebijakan itu diambil setelah mendengar masukan-masukan dari kalangan mahasiswa. Menurutnya, ada kekhawatiran soal masalah keuangan di kelompok mahasiswa.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Nadiem meluncurkan kebijakan Kampus Merdeka untuk pendidikan tinggi. Salah satu bagian yang jadi sorotan masyarakat adalah kewajiban kampus memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk berkegiatan di luar kampus.
Merdeka belajar mewajibkan kampus memperbolehkan mahasiswa menukar 40 SKS atau dua semester dengan kegiatan di luar kampus, termasuk magang di perusahaan. Kampus juga harus memberikan kesempatan bagi mahasiswa menukar 20 SKS setara satu semester untuk mempelajari ilmu jurusan lain. (dhf/ain)