Kepada media, Tahir bercerita sempat berinisiatif menghubungi Anies setelah banjir yang melanda Jakarta, Januari lalu. Saat itu, Bos Mayapada Group ini menanyakan bantuan apa yang dapat diberikan kepada DKI.
"Dari sana, bapak Gubernur menjelaskan penanganan soal banjir, dan saya juga agak surprise. Agak lain [dari] yang dikatakan media sosial bahwa Gubernur Jakarta tidak baik menangani banjir. [Berita] itu I think it's wrong," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan saya bilang pak Gubernur, ini perlu lebih diberitahukan kepada masyarakat, sehingga penanganan banjir Jakarta di bawah bapak Gubernur, Pak Anies, saya kira tidak kalah dari Gubernur-gubernur yang sebelumnya," jelas dia.
[Gambas:Video CNN]
Karena perbincangan yang singkat itu, Tahir memutuskan untuk membantu DKI dari segi Usaha Mikro Kecil dan Menangan (UMKM). Adapun fokus Tahir dalam membantu Jakarta ialah dengan menciptakan lapangan kerja.
"Lalu tadi dalam pembicaraan dengan Asisten bu Sri, juga kita berbicara bahwa the second step kita akan menangani daerah kumuh, padat, miskin di Jakarta yang tadi kurang lebih sudah disebut 3 daerah, yaitu Johar, Tambora, dan Pademangan," jelas dia.
Terakhir, Tahir juga menambahkan bakal memberikan sumbangan kepada DKI berbentuk 100 motor sampah. Diharapkan program ini bisa berkelanjutan untuk pengembangan kota Jakarta.
(ctr/arh)