Kelima korban telah ditemukan dan dibawa ke Rumah Sakit SWA. Mereka yaitu berinisial SA kelas 8 dari Sumber Rejo, A kelas 7 beralamat Ngentak Tepan, NA kelas 8 dari Kembang Arum, dan L beralamat Kembang Arum. Sementara satu korban belum diketahui identitasnya, namun saat ini berada di RS Puri Husada.
"Jadi dalam peristiwa ini yang data sementara masuk korban meninggal lima siswa," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto dalam keterangan tertulis yang diterima CNNINdonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Murid hanyut yang sudah ditemukan berjumlah enam orang. Empat orang diketemukan meninggal dunia, dua di antaranya sudah teridentifikasi atas nama Nur Azizah dan Arisma," kata Agus dalam keterangan tertulis.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan kegiatan Pramuka SMPN 1 Turi ini diikuti sekitar 257 siswa. Sementara siswa yang sudah terdata di sekolah 154 anak.
"Ada yang langsung pulang, kondisi luka luka empat dibawa ke Klinik SWA, empat dibawa ke Puskesmas Turi, satu dibawa ke Klinik Purihusada," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(dis/pmg)