Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno mengatakan pada survei terbaru, Anies mendapatkan elektabilitas sebesar 7,8 persen. Survei tersebut dilakukan pada awal Februari 2020.
Elektabilitas Anies itu berada di posisi keempat jauh di belakang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang berada di posisi pertama dengan 17,3 persen. Lalu posisi kedua ditempati oleh politikus Gerindra Sandiaga Uno dengan 9,1 persen dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di posisi ketiga dengan 8,8 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam bacaan kita kenapa Anies di bawah Sandiaga dan Ganjar mungkin karena badai besar di Jakarta, terpaan banjir dari awal Januari sampai sekarang itu efektif membuat elektabilitas Anies terjun bebas," kata Adi di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/2).
Hasil survei Indo Barometer sebelumnya mencatat Anies menjadi kandidiat capres terkuat dari unsur kepala daerah pada Pilpres 2024. Anies mengungguli sesama rekan di jajaran kepala daerah seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
[Gambas:Video CNN]
"Ini menunjukkan semakin Anies dibully dikritik, Anies semakin mendapatkan simpati. Tapi ketika banjir awal Januari sampai sekarang pun tanpa dibully Anies turun sendirinya secara tertib perlahan turun," kata dia.
Survei PPI sendiri menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka dengan responden berjumlah 2.197 yang tersebar di 34 provinsi. Survei itu dilakukan dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan tingat kesalahan (margin of error) mencapai 2.13 persen. (rzr/ain)