"Masih direkap karena pengungsian itu kan tersebar ada yang memang sudah di titik yang biasa seperti Universitas Borobudur, ada juga di masjid sekitar," kata Irmansyah kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/2).
Di kampus tersebut, kata Irmansyah, setidaknya ada 20 orang yang mengungsi. Namun Irmansyah mengaku belum bisa memberikan jumlah keseluruhan pengungsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BKT Hampir Meluap, Penyaring Sampah Putus |
Terakhir, Irmansyah mengungkapkan warga juga mungkin menginap di sejumlah GOR (Gelanggang Olahraga Remaja). Namun ia belum tahu titik mana saja yang dijadikan tempat pengungsian.
Lihat juga:Tetap Berjualan di Kepungan Banjir Jakarta |
[Gambas:Video CNN]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan siang tadi sudah mengecek pintu air Karet yang sempat ditetapkan siaga 1. Dalam kunjungannya, Anies memastikan luapan air di kawasan tersebut sudah surut.
Belakangan Anies menyebut ada 290 RW yang terendam banjir di Jakarta. Jika butuh bantuan, Anies menyarankan warga untuk menghubungi call center 112 atau kelurahan terdekat untuk mendapatkan tindak lanjut.
Anies juga memastikan semua jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan untuk menangani banjir. Anies membatalkan semua agenda rapat demi fokus menangani daerah terdampak banjir.
"Semua sumber daya kami lakukan, kami siapkan untuk terjun. Semua kegiatan Pemprov difokuskan ke lapangan. Pertemuan, rapat, semuanya batal, semuanya turun ke lapangan," kata Anies. (ctr/ain)