Hal itu disampaikan usai pertemuan antara Presiden PKS Sohibul Iman dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (25/2).
"Nanti kami coba timbang-timbang, meskipun kami juga punya tahapan pembahasan secara internal," kata Mustafa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk Pilkada Kota Solo, Mustafa mengaku masih melihat dinamika yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, PKS memantau konstelasi politik di kota yang pernah dipimipin Jokowi itu.
[Gambas:Video CNN]
Diketahui putra sulung Jokowi Gibran Rakabuming Raka berencana maju sebagai calon wali kota Solo. Gibran saat ini tengah menunggu hasil keputusan DPP PDIP terkait sosok calon yang diusung.
"PKS meski jaraknya jauh dengan PDIP tetapi kami termasuk partai yang berikutnya, yang mempunyai kursi di (DPRD) Kota Solo," tuturnya.
Mustafa mengatakan bahwa tak harus kader sendiri yang didukung oleh PKS dalam setiap gelaran Pilkada, termasuk di Kota Solo. Ia pun menginginkan ada calon lain yang ikut serta dalam pesta demokrasi lima tahunan di Surakarta.
Dalam pertemuan itu, Golkar maupun PKS berharap bisa menjalin koalisi dalam Pilkada serentak 2020.
Sebelumnya, Partai Golkar dan Partai NasDem sudah lebih dulu menyatakan dukungannya bagi Bobby di Pilkada Medan.
Wakil Ketua DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan sejak awal partai berlambang Pohon Beringin itu sudah memberikan dukungan kepada Bobby.
"Sejak awal kami di Medan sudah memberikan dukungan kepada Pak Bobby," kata Doli usai membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Senin (24/2).
Doli menyebutkan dukungan kepada Bobby Nasution untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Medan akan ditetapkan secara formal dalam waktu dekat.
(fra/arh)