Sempat terpasang spanduk di kawasan Menteng yang menampilkan wajah Anies dan kalimat 'Banjir Kotanya, Habis APBD-nya, Tertipu Warganya. Mundur Aja deh'.
Aksi bungkam Anies bermula usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI di Kompleks, Parlemen, Jakarta pada Kamis (27/2). Setelah rapat, Anies meladeni permintaan wawancara dari awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah sekarang ini sudah bisa dikatakan surut. Ada beberapa tempat pengungsian yang masih aktif, biasanya ditempati malam hari karena siang hari warga ke rumah untuk membersihkan," kata Anies di gedung DPR, Kamis (27/2).
"Cukup ya," kata mantan Mendikbud itu.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun akhirnya berhasil keluar dari kejaran wartawan. Setelah itu, Anies meninggalkan Kompleks Parlemen dengan mobil dinas.
Sebelumnya, desakan mundur disampaikan beberapa kalangan masyarakat Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tuntutan itu dilayangkan karena Anies dinilai gagal menangani banjir Jakarta.
Pada Rabu (27/2), massa aksi yang menamakan diri Gerakan Rabu Orange melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta. Mereka menuntut Anies lengser dari jabatannya.
Selain itu, ada kelompok warga yang membentangkan spanduk meminta Anies mundur di Jalan Kimia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2). Spanduk itu mencantumkan foto wajah Anies dan tulisan 'Banjir Kotanya, Habis APBD-nya, Tertipu Warganya. Mundur Aja deh'.