Ma'ruf menyebut bahwa WNI calon jemaah seharusnya tetap bisa mengikuti umrah karena sejauh ini Indonesia aman dari paparan virus corona.
"Karena Indonesia kan tidak terpapar virus. Jadi jemaah kita mestinya aman," kata Ma'ruf di Bangka Belitung dalam keterangan resmi, Kamis (27/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebaran virus corona telah menjangkau hampir 30 negara di dunia. Beberapa negara tetangga Indonesia seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia telah mengonfirmasi temuan virus corona di negaranya.
Akan tetapi, virus yang semula mewabah di China itu diklaim pemerintah belum terdeteksi di Indonesia.
Ma'ruf pun berharap agar pemerintah Arab Saudi kembali membuka visa umroh bagi jemaah asal Indonesia. "Jadi kita tunggu hasilnya," kata Ma'ruf.
Tak hanya itu, Ma'ruf juga buka suara terkait beberapa WNI yang tertahan di Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi, akibat moratorium umrah.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia berusaha melakukan negosiasi kepada pihak Arab Saudi agar jemaah yang sudah tiba tetap melaksanakan umrah.
Sementara bagi jemaah belum berangkat, ia meminta proses keberangkatan mereka jangan dihentikan.
"Saya kira umrah tidak boleh distop, ini kan sementara. Tetapi, walaupun sementara kita berharap Indonesia tidak masuk yang sementara itu. Kalau alasannya itu virus corona, kita kan tidak terpapar, mestinya tidak terkena embargo lah," kata Ma'ruf.
[Gambas:Video CNN]
(rzr/end)