"Mengenai iklan itu kita serahkan ke polisi untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut," kata Anhar saat memberikan jumpa pers di Gedung 71 Batan, kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (28/2).
Anhar pun tak mau menjelaskan lebih rinci terkait kebenaran dugaan SM menjual jasa dekontaminasi radioaktif di situs jual beli online tersebut. Ia hanya menyatakan sejauh ini tidak ada permintaan ke Batan untuk melakukan dekontaminasi radioaktif secara perseorangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Dia melanjutkan, Batan sebelumnya juga telah melakukan pengeboran sedalam 40 sentimeter (cm) untuk mengambil sampel tanah yang terpapar radiasi.
Dia menerangkan pengeboran itu akan terus dilakukan dan diharapkan akan kembali menurunkan paparan radioaktif hingga ke level normal. Setelah pengeboran tinggal menunggu pembersihan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
"Setelah itu (clean up) selesai kita kembali melakukan remediasi dengan mengembalikan lahan yang diambil untuk memulihkan tanah dan tumbuhan kembali bersih dan untuk dijadikan taman, seperti semula," ucap Anhar.
Bahkan dalam penggeledahan, tak cuma Cs-137, polisi juga menemukan zat-zat radioaktif lainnya. Namun polisi tak menyebutkan secara detail temuan itu. (mjo/osc)