Para WNI dari kapal Diamond Princess itu dievakuasi menggunakan pesawat khusus Garuda, dari Bandara Haneda, Tokyo, Jepang. Dari Bandara Haneda, pemerintah punya opsi mendaratkan mereka di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta atau Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat, sebelum dibawa ke Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah disebut Yurianto masih melakukan peninjauan lokasi untuk membuat skenario kedua apabila para WNI tersebut diturunkan di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat.
Selanjutnya, kata dia, dari Kolinlamil 68 WNI akan menaiki KRI Soeharso untuk dilabuhkan ke Pulau Sebaru Kecil, tempat mereka akan diobservasi selama 14 hari terhitung sejak tiba di Pulau itu.
"Kalau dihitung semua kan perjalanan bisnya tidak sampai satu jam. Apalagi tengah malam begitu," kata dia.
Menurut proyeksi pemerintah, tim penjemput tersebut akan mulai berangkat dari Jepang esok, pukul 18.00 waktu setempat. Mereka diperkirakan tiba di Tanah Air sektiar pukul 23.30 WIB malam.
Untuk skenario kedua, yakni pendaratan di Bandara Internasional Kertajati, Yurianto menuturkan pemerintah masih melakukan peninjauan lokasi.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri mengaku belum mendapatkan informasi terkait dengan rute yang akan dilalui WNI sebelum diobservasi di Pulau Sebaru Kecil.
"Saya belum peroleh info, ada baiknya dicek dengan Kemenko PMK," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah saat dimintai konfirmasi.
Pemerintah telah melepas tim penjemput terdiri dari 23 orang untuk mengevakuasi 68 WNI di kapal Diamond Princess. Tim dilepas di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (28/2) dan kemudian terbang ke Jepang pukul 16.00 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
[Gambas:Video CNN]
Dalam pelepasan tim evakuasi ini, Retno didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis, serta sejumlah petinggi kementerian dan lembaga terkait.
"Saat ini kita akan melepas 23 (orang) tim penjemput evakuasi WNI dari Yokohama," kata Retno kemarin sore di Bandara Soetta. (mjo/wis)