Yurianto mengatakan pihaknya sejauh ini masih memantau mereka, termasuk tiga di antaranya yang sebelumnya tidak lulus pemeriksaan karena dinyatakan sakit.
"Sampai saat ini sejauh yang kami monitor dari Kementerian Luar Negeri [kondisinya] baik, enggak ada masalah yang tiga itu sudah sehat dan ada di asramanya," ujar Yurianto di Bandar Kertajati, Minggu (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan pemerintah sampai saat ini juga belum merencanakan pemulangan terhadap mereka. Sebab, proses pemulangan juga harus melalui persetujuan yang bersangkutan.
![]() Infografis Indonesia 'Dikepung' Negara Asia Terinfeksi Corona. (CNNIndonesia/Basith Subastian) |
"Ya, kalau mereka enggak pengen pulang masa dipaksain pulang," kata dia.
"Kan sudah ada enggak masalah di sana," kata dia lagi.
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto awal Februari lalu menyatakan kondisi tujuh WNI di Provinsi Hubei, China dalam pemantauan otoritas pemerintah setempat. Pemerintah melalui KBRI di sana juga terus memantau keadaan mereka.
Kemenlu melalui KBRI di Beijing kemudian menginformasikan pihaknya telah mengirimkan uang sejumlah Rp130.280.000 bagi WNI yang ada di Hubei dan Wuhan. Uang tersebut digunakan untuk membeli pasokan pangan dan perlengkapan.
[Gambas:Video CNN] (thr/pmg)
