"Sejak awal Februari kita aktif melakukan sosialisasi juga bagi-bagi masker di stasiun," kata VP Coorporate Communication PT KCI Anne Purba kepada CNNIndonesia.com, Senin (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah menyiapkan sejumlah skenario antisipasi penyebaran Covid-19 dalam angkutan publik di Jakarta.
"Tadi pagi kita juga sudah bicara dengan Dinas Perhubungan, Transjakarta, MRT untuk melakukan langkah-langkah terkait dengan pengamanan fasilitas umum kita," kata dia, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/3).
"Insyaallah sesegera mungkin nanti akan ada pengumuman detailnya atas langkah yang dikerjakan. Sekarang mereka sedang menyusun," lanjut Anies.
Namun demikian, pihaknya mengaku terlebih dahulu berkonsentrasi dengan membentuk tim khusus untuk menangani kasus Virus Corona ini.
Mantan Mendikbud ini juga mengaku mempersiapkan ambulans tambahan bagi warga. Posko tim khusus Virus Corona dipusatkan di Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Jalan Kesehatan Nomor 10, Jakarta.
"Ada di lantai dasar. Tapi fasilitas yang bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat adalah seluruh fasilitas kesehatan kita, Puskesmas maupun RSUD. Itu semuanya siap untuk merespon," tutup dia.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Selain angka itu, ada sebanyak 39 orang yang masuk dalam pengawasan pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, Pemerintah menyatakan dua WNI yang tinggal di Depok, Jabar, positif Virus Corona setelah melakukan kontak dengan WN Jepang yang lebih dulu terinfeksi. Dua WNI itu sudah diisolasi di RSPI Sulianti Saroso.
(ctr/arh)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian